Membuat repository ubuntu
Kedua
Install ulang ubuntunya. Fresh install kan?
Ketiga
Setelah install selesai copy file yg tadi disimpan flash disk ke direktory, misalnya /home/durahman/Desktop. Hingga hasil ahirnya jadi gini /home/guspur/Desktop/repo
Keempat
install program bantuan agar proses dpkg-scanpackages bisa di execute. Nama programnya dpkg-dev. Hanya di komputer dimana proses bikin local repo dilaksanakan;
sudo apt-get install dpkg-dev
Kelima
Buat file Packages.gz. Caranya masuk ke direktory yg membawahi folder repo lalu jalankan perintah scanpackages. Syntak lengkapnya;
cd /home/guspur/Desktop sudo dpkg-scanpackages repo /dev/null | gzip -9c > repo/Packages.gz
Jangan ada salah ketik. Bahkan penempatan spasi harus tepat. Hasilnya akan terlihat seperti ini:
** Packages in archive but missing from override file: **
adesklets amaya apport apport-gtk arts atlantik avidemux blinken capplets-data clamav clamav-base clamav-freshclam dansguardian dosbox edict enscript fb-music-high ffmpeg firehol fluxbox frozenWrote 305 entries to output Packages file……
Selesai. Di folder /home/guspur/Desktop/repo disamping dipenuhi file *.deb sekarang ada file baru dengan nama Packages.gz. Local repo siap digunakan. Tinggal setting di komputer yg akan memanfaatkan repo ini.
Setting Di Komputer Pemakai (dlm kasus ini di komputer yg sama)
Edit file /etc/apt/sources.list. Edit dengan cara ngasih tanda pagar di awal baris untuk tiap-tiap alamat repo yg gak kepakai lalu tambahkan baris berikut;
deb file:///home/guspur/Desktop repo/
(menuliskan nama folder yg berisi repo harus pake spasi dan di tutup dengan tanda /)
Update repo;
suda apt-get update
Setup selesai. Install-install program yg dahulu ada di ubuntu lama sudah bisa dimulai. Kecepatannya pasti luar biasa karena reponya ada di local.
diambil dari komunitas ubuntu-id.org
Belum ada komentar.
-
Arsip
- Mei 2008 (1)
- April 2008 (7)
- Maret 2008 (1)
- Februari 2008 (2)
- Januari 2008 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS